Membangun komunikasi efektif dan regulasi emosi orang tua-anak di masa Pandemi covid-19

Dewi Eko Wati, Intan Puspitasari, Agievs Christiana, Melati Puspitajati Adikusuma

Abstract


Indonesia melalui Kementerian Sosial menunjukan kekerasan anak di tengah pandemi covid – 19 mengalami trend peningkatan secara drastis pada Juni 2020 terdapat 3.555 kasus bertambah menjadi 4.928 kasus pada Juli 2020. Salah satu sumber kekerasan berasal dari keluarga khususnya orang tua. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang komunikasi efektif orang tua-anak dan regulasi emosi orang tua sebagai upaya pencegahan tindak kekerasan orang tua terhadap anak. Metode yang digunakan dalam program ini ialah psikoedukasi dan eksperimen. Peserta pengabdian sejumlah 22 orang dimana pengetahuan dan pemahaman peserta diukur melalui instrumen yang sudah dikembangkan oleh pengabdi. Desain eksperimen yang digunakan Pretest-Postetst Design. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pengukuran kemampuan dan pengetahuan komunikasi efektif menunjukkan 7 orang mengalami penurunan hasil pretest-posttest, 12 orang mengalami kenaikan hasil pretest-posttest, dan 2 orang mempunyai skor yang sama antara pretest dengan post test. Adapun hasil pengukuran terhadap kemampuan dan pengetahuan regulasi emosi menunjukkan 6 orang mengalami penurunan hasil pretest-posttest, 15 orang mengalami kenaikan hasil pretest-posttest, dan 1 orang mempunyai skor yang sama antara pretest dengan post test.

Keywords


Komunikasi efektif, regulasi emosi orang tua, pandemi Covid 19

Full Text:

PDF

References


Glanz, dkk. (2008). Health Behaviour and Health Education : Theory, Research, and Practice Fourth Edition. United States America: John Wiley and Sons.

Gross, J. J. (1998). The Emerging Field Of Emotion Regulation: An Integrative Review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.

Iriantara, Y. (2014). Komunikasi Pembelajaran. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Kalat, J.W. & Shiota, M.N. (2007). Emotion. Belmont: Thomson Wadsworth

Kamil, M. (2003). Model-model Pelatihan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2020). Data Perlindungan Anak di era Pandemi Covid-19 (online) (https://republika.co.id/berita/qi6npr330/kemensos-kasus-kekerasan-anak-melonjak-saat-pandemi, di akses pada 12 Desember 2020).

Lebel, R. D. (2016). Moving Beyond Fight And Flight: A Contingent Model Of How The Emotional Regulation Of Anger And Fear Spark Proactivity [Dissertation]. University of Pittsburgh.

Lestari, S. (2016). Psikologi Keluarga. Jakarta: Prenada Media Grup

Marik, M., & Stegemann, T. (2016). Introducing a new model of emotion dysregulation with implications for everyday use of music and music therapy. Musicas Scientiae, 20(1), 53–67. https://doi.org/10.1177/1029864915622055

McCarty, R. (2016). Chapter 4—The Fight-or-Flight Response: A Cornerstone of Stress Research. Stress: Concepts, Cognition, Emotion, and Behavior, 1, 33–37. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-800951-2.00004-2

Muarifah, A.,Wati, D.E, Puspitasari, I. (2020). Identifikasi Bentuk dan Dampak Kekerasan Pada Anak Usia Dini di Kota Yogyakarta. Obsesi Vol 4 No 2 (2020)

Mulyana, D. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya: Bandung.

Naz, F., Batool,I., Mushtaq, M. (2016). Parents-Child Communication Conflicts: Predictors of Socio-Emotional Disabilities and Interactive Problems in Children. Pakistan Journal of Social Sciences (PJSS) Vol. 36, No. 2 (2016), pp. 895-906

Nevid, J. S. (2011). Essentials of psychology: Concepts and Applications. Cengage Learning.

Pratisti, W.D (2013). Peran orangtua dalam perkembangan kemampuan regulasi emosi anak: Model teoritis. Prosiding Seminar Nasional Parenting, 322-333

Roshonah, A.F. (2019). Urgensi program pelatihan parenting dalam meningkatkan kemampuan komunikasi orangtua dengan anak. Portal Jurnal Kopertais Wilayah IV (EKIV), 5(2), 121-145

Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini, Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Thompson, R. A. (1991). Emotional regulation and emotional development. Educational Psychology Review, 3(4), 269–307.

Wati, D. E., & Puspitasari, I. (2018). Kekerasan Terhadap Anak, Penanaman Disiplin, Dan Regulasi Emosi Orang Tua. Varia Pendidikan, 30(1), 21–26.

Wati, D. E. (2020). Membangun Adab Anak Melalui Komunikasi Efektif dalam Keluarga. Jawa Barat: Edu Publisher


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Dewi Eko Wati, Intan Puspitasari, Agievs Christiana, Melati Puspitajati Adikusuma

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
LPPM Universitas Ahmad Dahlan
UAD Kampus 2 Unit B, Jl. Pramuka No.5F, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Email: lppm@uad.ac.id


p-ISSN: 2686-2972 | e-ISSN: 2686-2964


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License