Peran perempuan Papua dalam Isinga dan Namaku Teweraut

Arief Kurniatama

Abstract


Peran yang dimiliki perempuan Papua dalam memberikan keseimbangan dan kelangsungan hidup nyatanya dapat terwujud dengan sikap kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan Papua dalam Isinga dan Namaku Teweraut. Metode penelitian ini menggunakan analisis isi dengan pendekatan sastra feminis. Data diperoleh dengan menggunakan kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengelola potensi dalam diri perempuan akan mampu mengangkar derajat bangsa, meningkatkan pemenuhan kebutuhan dan kualitas hidup, memberi pengaruh positif bagi kelangsungan hidup, serta kaum perempuan memiliki andil besar dalam mencipatakan perdamaian.

Keywords


Peran; Perempuan; Feminisme; Papua

Full Text:

PDF

References


Soekanto, S. Sosiologi sebagai Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada; 2001.

Suhardono, E. Teori Peran, Konsep, Derivasi dan Implikasinya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 1994.

Humm, M. Feminist Criticism. Great Britain: The Harvester Press; 1986.

Herawati, Y. Image Women in Novels Upacara, Api Awan Asap, and Bunga of Korrie Layun Rampan. Atavisme. 2013; 16(1):43-56.

Wolf, V. Women and Writing: Introduction. London: Women’s Press; 1979.

Djajanegara, S. Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada; 2000.

Suryana, N., Gunawan, D., & Hamid, A. (2001). Ironi Perempuan di Tengah Isu Sentimen Gender (Telaah Sosiologis Kontemporer Indonesia). Jurnal Harmonia. 2001; 3(3):187-198.

Herliany, D. R. Isinga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2015.

Wiyatmi, Suryaman, M., Swastika, E. Ekofeminisme: Kritik Sastra Berwawasan Ekologi dan Feminis. Yogyakarta: Cantrik Pustaka; 2017.

Wasaraka, R. Y. Perempuan Perkasa: Belajar Praktik Kesetaraan dalam Budaya Suku Korowai. Papua: Papua Cendekia; 2019.

Wiyatmi. Feminist Education in Indonesian Novels Under the Domination of Patriarchy. International Journal of Gender and Women’s Studies. 2018; 6(2):42-51.

Sekarningsih, A. Namaku Teweraut. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia; 2006.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.